Tips Setting Google Bisnis Perumahan di Google Map

Untuk meningkatkan visibilitas bisnis properti Anda di Google Maps melalui Google My Business (sekarang disebut Google Business Profile), Anda perlu mengatur dan mengoptimalkan profil dengan baik. Berikut adalah tips langkah demi langkah untuk menyiapkan dan mengoptimalkan Google Business Profile (GBP) agar efektif untuk menjual rumah:
Langkah-Langkah Setting Google Business Profile di Google Maps
Buat atau Klaim Profil Bisnis Anda
Akses Google Business Profile: Kunjungi google.com/business atau buka aplikasi Google Maps, lalu pilih “Manage now” atau “Add your business”.
Masukkan Nama Bisnis: Gunakan nama bisnis yang sesuai dengan branding Anda (misalnya, “Agen Properti ABC” atau “Rumah Dijual Jakarta”). Hindari memasukkan kata kunci berlebihan di nama untuk mencegah pelanggaran pedoman Google.
Klaim jika Sudah Ada: Cari nama bisnis Anda di Google Maps. Jika sudah ada, klik “Claim this business” > “Manage now” untuk mengambil alih kepemilikan.
Gunakan Akun Google yang Tepat: Gunakan akun Google yang terkait dengan bisnis Anda (lebih baik akun perusahaan daripada pribadi).
Verifikasi Bisnis Anda
Pilih Metode Verifikasi: Google biasanya menawarkan verifikasi melalui kartu pos, telepon, email, atau live chat (tergantung jenis bisnis). Untuk bisnis properti, verifikasi kartu pos ke alamat fisik kantor atau lokasi proyek sering digunakan. Masukkan kode verifikasi yang diterima untuk mengaktifkan profil.
Tips: Pastikan alamat yang Anda masukkan akurat. Jika Anda menjual rumah tanpa kantor fisik, gunakan alamat rumah atau lokasi proyek, tetapi pilih opsi “I serve customers at my business address” untuk bisnis jasa seperti agen properti.
Catatan: Verifikasi diperlukan sebelum Anda bisa mengedit informasi seperti nama, alamat, atau jam operasional.
Lengkapi Informasi Bisnis
Nama Bisnis: Pastikan konsisten dengan branding di situs web, media sosial, dan materi pemasaran lainnya.
Kategori Bisnis: Pilih kategori yang relevan, seperti “Real Estate Agency” atau “Real Estate Consultant”. Kategori yang tepat membantu Google menampilkan bisnis Anda pada pencarian yang relevan. Gunakan plugin seperti GMB Everywhere untuk melihat kategori yang digunakan pesaing.
Alamat: Masukkan alamat kantor atau lokasi proyek properti. Untuk bisnis jasa, Anda bisa menambahkan “service area” (area layanan) untuk menjangkau wilayah tertentu, seperti “Jakarta Selatan”. Pastikan pin di Google Maps diletakkan dengan tepat.
Kontak: Tambahkan nomor telepon, email, dan URL situs web. Pastikan Googlebot tidak diblokir di situs Anda untuk verifikasi.
Jam Operasional: Masukkan jam kerja yang akurat. Jika Anda agen properti, pertimbangkan jam fleksibel seperti “Buka 24 jam” jika Anda menerima panggilan kapan saja.
Deskripsi Bisnis: Tulis deskripsi menarik (maksimal 750 karakter) yang mencakup kata kunci seperti “rumah dijual”, “properti Jakarta”, atau “agen properti terpercaya”. Hindari tautan atau HTML. Fokus pada keunggulan bisnis Anda, seperti pengalaman atau spesialisasi properti.
Tambahkan Foto dan Video Berkualitas Tinggi
Jenis Foto: Unggah foto eksterior/interior rumah, tur virtual, logo, dan tim Anda. Foto meningkatkan klik ke situs web sebesar 35% dan permintaan rute di Google Maps sebesar 42%.
Panduan Foto: Gunakan foto beresolusi minimal 720×720 piksel (format JPG/PNG). Hindari foto stok generik; tampilkan properti yang Anda jual atau proyek yang sedang dipasarkan.
Video: Tambahkan video pendek (misalnya, tur rumah atau testimonial klien) untuk meningkatkan keterlibatan.
Tips Properti: Untuk setiap rumah yang dijual, unggah foto berkualitas tinggi dari ruang utama, fasilitas, dan lingkungan sekitar. Beri nama file foto dengan kata kunci, misalnya “rumah_minimalis_jakarta.jpg”.
Manfaatkan Fitur Posting
Buat Postingan: Gunakan fitur “Posts” untuk mempromosikan rumah yang dijual, open house, atau penawaran khusus (misalnya, “Rumah 3 Kamar di Jakarta Selatan, Mulai Rp1M”). Postingan muncul di profil Anda di Google Search dan Maps.
Jenis Postingan: Sertakan teks, foto, atau video. Tambahkan CTA seperti “Hubungi Sekarang” atau “Lihat Detail”.
Frekuensi: Posting secara rutin (misalnya, mingguan) untuk menjaga profil tetap aktif.
Kumpulkan dan Kelola Ulasan
Minta Ulasan: Dorong klien yang puas untuk memberikan ulasan di Google. Bagikan tautan ulasan langsung dari dashboard GBP (di bagian “Get more reviews”). Ulasan meningkatkan kepercayaan (75,5% konsumen mempercayai ulasan online) dan peringkat lokal.
Tanggapi Ulasan: Balas semua ulasan, baik positif maupun negatif, secara profesional. Ini menunjukkan Anda peduli dengan klien. Anda bisa membalas langsung dari Google Maps.
Tips: Targetkan minimal 30 ulasan untuk meningkatkan visibilitas.
Optimalkan untuk SEO Lokal
Kata Kunci: Sertakan kata kunci lokal di deskripsi, postingan, dan nama file foto, seperti “rumah dijual Jakarta” atau “properti mewah Bali”.
Konsistensi NAP: Pastikan Nama, Alamat, dan Nomor Telepon (NAP) konsisten di GBP, situs web, media sosial, dan direktori lain.
Tautan Media Sosial: Tambahkan tautan ke akun media sosial (Facebook, Instagram, dll.) di profil GBP untuk meningkatkan kepercayaan dan visibilitas.
Kategori Tambahan: Tambahkan kategori sekunder yang relevan, seperti “Real Estate Developer” jika Anda menangani proyek perumahan.
Pantau dan Perbarui Secara Berkala
Periksa Informasi: Perbarui jam operasional, alamat, atau kontak jika ada perubahan. Profil yang tidak diperbarui bisa menurunkan kepercayaan pelanggan.
Analisis Insight: Gunakan dashboard GBP untuk melihat metrik seperti jumlah tampilan, klik situs web, atau permintaan rute. Ini membantu Anda memahami apa yang berhasil.
Perhatikan Edit Publik: Siapa pun bisa menyarankan perubahan pada profil Anda. Pantau dan tolak edit yang tidak akurat melalui dashboard GBP.
Integrasikan dengan Google Ads
Location Assets: Tambahkan lokasi bisnis Anda sebagai ekstensi iklan di Google Ads untuk meningkatkan visibilitas di Google Maps. Ini sangat efektif untuk menargetkan pencarian lokal seperti “rumah dijual di [kota]”.
Catatan: Iklan Google Ads tidak memengaruhi peringkat organik, tetapi meningkatkan eksposur.
Tips Tambahan untuk Bisnis Properti
Tandai Lokasi Properti: Jika Anda menjual rumah tertentu, pertimbangkan membuat profil terpisah untuk setiap proyek besar (misalnya, perumahan) dengan alamat spesifik, tetapi pastikan tidak ada duplikasi.
Gunakan Local Guide: Jika Anda Local Guide di Google Maps, profil bisnis Anda bisa mendapat keunggulan visibilitas. Rajin berkontribusi untuk meningkatkan level Anda.
Embed Peta di Situs Web: Sematkan peta GBP di situs web Anda untuk meningkatkan SEO lokal dan memudahkan pelanggan menemukan lokasi.
Manfaat untuk Menjual Rumah
Visibilitas Lokal: Profil GBP yang dioptimalkan membantu Anda muncul di “local pack” (3 hasil teratas di Google Maps) saat seseorang mencari “rumah dijual di [lokasi]” atau “agen properti terdekat”.
Kepercayaan Pelanggan: Foto berkualitas, ulasan positif, dan informasi lengkap meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
Keterlibatan Langsung: Pelanggan bisa langsung menghubungi Anda via telepon, chat, atau situs web dari profil GBP.
Gratis: GBP adalah alat gratis yang sangat efektif untuk menjangkau audiens lokal.
Catatan Penting
Hindari Duplikasi: Pastikan hanya ada satu profil per lokasi untuk menghindari status “duplicate location”.
Patuhi Pedoman Google: Jangan masukkan kata kunci berlebihan di nama bisnis atau deskripsi untuk menghindari penalti.
Konsistensi: Perbarui profil secara rutin agar tetap relevan dan akurat.
Dengan mengikuti tips ini, profil Google Business Anda akan lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli rumah, meningkatkan peluang konversi. Jika Anda ingin hasil maksimal, kombinasikan dengan Google Ads untuk menargetkan pencarian spesifik dan Meta Ads untuk menarik perhatian audiens yang lebih luas.
Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan bantuan spesifik, beri tahu saya!

Loading