Jangan Sampai Disakiti! Begini 11 Cara Mengusir Kucing yang Baik dan Benar

Jangan Sampai Disakiti, Begini 11 Cara Mengusir Kucing yang Baik dan Benar - Kucing Berantem

Jangan menyiksa binatang lakukan dengan cara yang wajar! Khususnya kucing yang kadang keberadaannya suka mengganggu karena sering bertengkar atau kawin, suka bikin keributan,

Kucing merupakan hewan peliharaan yang paling populer dipelihara manusia.

Ia dinilai sebagai binatang yang lucu dan favorit banyak orang.

Saking favoritnya, jumlah kucing kian membludak tak terkontrol.

Nah, di sinilah hal tersebut menjadi permasalahan besar.

Saat populasi kian meningkat, keberadaan kucing malah jadi mengganggu.

Tak semuanya bersahabat, apalagi kucing liar yang kadang membawa kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Di sinilah, kita perlu menerapkan cara mengusir kucing secara tepat.

Namun ingat ya, jangan dilakukan secara kasar!

Sahabat 99 tahu ‘kan, video viral tentang perdebatan antara satpam sekolah dan petugas IT di Serpong, Tangerang Selatan?

Sang petugas IT diduga mencoba membunuh kucing lantaran sering buang hajat sembarangan di lingkungan sekitar.

Tak terima, satpam pun memarahinya dan terjadilah adu mulut.

Kejadian tersebut sempat ramai di media sosial dan jadi bahan perbincangan.

Lantas, bagaimana cara mengusir kucing yang baik dan benar? Simak di bawah ini!
11 Cara Mengusir Kucing Kampung dengan Ampuh

1. Menebar Aroma yang Tak Disukai Kucing

Sama dengan hama pengganggu lain seperti tikus hingga kecoa, kucing tidak menyukai aroma-aroma tertentu.

Uniknya, aroma ini justru malah kita sukai karena harum dan wangi, sehingga, tidak masalah saat kita menebarkan di sekitar rumah.

Aroma tersebut antara lain:

Lemon

Meski sebagian manusia menganggap bau lemon amat sedap bahkan kerap dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan, beda dengan kucing kampung.

Pada dasarnya, kucing tidak menyukai aroma yang tajam karena terasa menusuk pada hidung.

Nah, salah satu yang tidak disukai adalah aroma lemon.

Mentol

Sama halnya dengan lemon, mentol bisa dibilang bau sebagai aroma yang menyegarkan bagi sebagian manusia.

Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik dengan hewan peliharaan khususnya kucing.

Mentol disini bisa dicontohkan seperti balsem, minyak angin, minyak kayu putih, dan bau lain yang mengandung mentol.

Cabai

Kalau ini sih bukan hanya kucing, tapi tak sedikit pula manusia yang menghindar saat aroma cabai begitu kuat.

Apalagi jika efek tersebut dapat memengaruhi mata sampai bikin pedih.

Biasanya, aroma cabai menyeruak saat kamu atau salah satu anggota keluarga di rumah sedang memasak.

2. Menggunakan Kawat Ayam

Mungkin kamu bakal berpikir untuk menaruh kawat ayam sebagai pagar penghalang…

Namun ternyata, tidak begitu!

Kawat ayam, justru ditaruh dengan cara dijadikan alas tepat di atas tanah…

Atau beberapa area yang sering dilewati kucing kampung tersebut.

Faktanya, kucing benci berjalan di atas kawat ayam.

Suaranya yang berisik dan dapat memecah keheningan sekitar, malah bikin kucing kampung kabur.

Kalau sudah begini, rumahmu aman dari sergapan hewan nakal tersebut.

3. Taruh Tanaman yang Dibenci Kucing

Beberapa tanaman mengeluarkan bau yang tidak disukai kucing, salah satunya coleus canina.

Tak hanya kucing, binatang lain seperti anjing juga bisa kabur jika diberi tanaman ini.

Rekomendasi lainnya adalah rue, lavender, dan pennyroyal.

Kamu bisa menaruhnya di sekitar halaman rumah, baik disatukan dengan tanaman lain atau berdiri sendiri.

4. Memasang Pagar Kawat Listrik

Memasang pagar kawat listrik adalah cara mengusir kucing lainnya yang dinilai ampuh.

Namun ingat, pengaturan pagar tersebut tidak boleh berada dalam tegangan tinggi.

Perlu dicatat bahwa kita tidak bertujuan untuk menyakiti kucing kampung, tapi hanya membuatnya resah dengan tegangan sekecil mungkin.

Kucing pada dasarnya adalah hewan yang sensitif dengan rangsangan luar…

Bahkan ketika kamu mengelusnya dengan agak kasar, dia dapat merasa tidak nyaman, sehingga dalam pengaturan sekecil apapun, kucing kampung bakal ogah masuk ke dalam rumah.

Sekali lagi, ingat ya…

Tidak boleh mengatur listrik dalam tegangan tinggi!

5. Semprotkan Air

cara mengusir kucing

Kucing tidak akan berdaya ketika disemprot air.

Ada banyak cara untuk dapat melakukan hal tersebut, salah satunya membeli pistol air berukuran kecil.

Kamu juga bisa memanfaatkan perangkat air sebagai penyiram tanaman di halaman.

Caranya adalah dengan memasang timer otomatis pada jam-jam di mana kucing biasa masuk rumah.

Atau lebih gampang lagi, kini ada teknologi yang membuat alat tersebut sensitif dan langsung menyala ketika langkah kaki kucing terasa saat menyelundup lewat pekarangan.

6. Memanfaatkan Perangkat Suara

Cara mengusir kucing yang satu ini memang ampuh dan tidak akan mengganggu manusia.

Ya, pasanglah perangkat ultrasonik di sekitar rumah.

Alat tersebut dapat mengeluarkan suara yang bikin kucing jengkel.

Sementara itu menyala, manusia tidak akan terganggu…

Pasalnya, suara tersebut berada di luar jangkauan kemampuan pendengaran kita.

Hanya binatang tertentu saja yang dapat mendengar suara ini, contohnya kucing, anjing, hingga kelelawar.

Sensor gerak tersebut dapat mendeteksi keberadaan penyusup dan mengeluarkan suara frekuensi tinggi yang mampu menakuti kucing.

Anda juga bisa membuat perangkat berisik sendiri dengan menempatkan kelereng atau kerikil di kaleng kosong yang bisa membuat marah ketika kucing berjalan di pagar.

Atau, gunakan bel sensitif atau lonceng angin yang mengeluarkan suara saat kucing menyebabkan getaran.

7. Obat Pengusir Kucing Komersial

cara mengusir kucing

Sudah banyak obat pengusir kucing komersial yang dapat kamu manfaatkan saat ini.

Obat berupa bubuk tersebut, biasanya mengandung aroma urin binatang pemangsa lain yang ditakuti kucing.

Atau, bisa juga aroma bumbu tanaman serta buah yang telah dijelaskan di atas.

Pengusir kucing komersial ini juga biasanya hadir dalam bentuk butiran.

Cara penggunaannya adalah ditaburkan di sekitar area tempat kucing kampung berdiam.

Beberapa produk obat pengusir kucing ini, mesti kamu pilih secara seksama.

Ada yang mengandung bahan kimia keras, ada pula yang berbahan organik.

Sebagai saran, pilihlah obat pengusir kucing komersial dengan bahan alami atau organik.

Bagaimanapun, jangan sampai kucing kampung sampai sakit bahkan mati di sekitar area rumahmu akibat terpapar obat mengandung zat berbahaya secara intens.

Yuk. kembali lagi pada tujuan awal…

Di sini, kita tak akan menyakiti kucing namun hanya mengusirnya.

8. Membersihkan Area Rumah Sekitar

Bukan tak mungkin, jika penyebab kucing kampung sering berkunjung ke rumah adalah kelalaianmu sendiri dalam menjaga kebersihan.

Perlu dipahami bahwa kucing yang lapar akan melakukan segala cara untuk mendapatkan makanan…

Salah satunya adalah membongkar tempat sampah di rumah.

Jika sampah tak kunjung dibuang, berarti kamu harus menghilangkan kebiasaan buruk ini.

Mulai sekarang, bersihkan lingkungan tempat tinggal dari sampah makanan.

Mau sampai kapanpun, sampah makanan tersebut dapat mengundang kucing liar untuk masuk ke dalam rumahmu.

Selain itu, usahakan menyapu dan perhatikan keadaan sekitar…

Apakah ada jejak kucing kampung liar itu?

Ya, jejak bisa berupa bekas langkah kaki atau bahkan aroma kotoran bekas buang air

Jika ada, maka segeralah untuk dibersihkan.

Bersihkan sampai benar-benar hilang, perlu tambahkan semprotan pengharum ruangan.

Sama seperti binatang liar lainnya, kucing akan menandai kekuasaan dengan cara buang air di tempat tersebut.

Lewat upaya bersih-bersih rumah, langkah kamu dalam menerapkan cara mengusir kucing akan terbuka lebar.

9. Tutup Celah Sempit

Cara mengusir kucing selanjutnya adalah menutup celah sempit tempat binatang tersebut menyelundup.

Perhatikan pagar dan sela-sela kecil, apakah kucing kampung muat memasuki tersebut?

Jika iya, tutupi dengan media khusus seperti papan kayu atau memanfaatkan sisa kawat ayam di atas.

Jangan sampai lupa dengan akses dari halaman belakang rumah!

Terus, bagaimana jika kucing menyelundup lewat atap?

Meski agak sulit, tapi cobalah untuk naik dan tutupi akses tersebut.

Biasanya kucing memanfaatkan genteng yang kurang rekat dengan yang lainnya.

Kalau si kucing sudah turun dari persembunyian, saatnya kamu beraksi menutup akses menuju atap tersebut.

Meski dia bisa naik, saat mengetahui tidak ada akses turun, maka kucing kampung itu bakal kapok dan enggan naik ke atas lagi.

10. Takuti dengan Lidi

Kucing pada dasarnya takut dengan benda-benda berbentuk pipih, keras dan panjang…

Sebut saja timun, irisan bambu dan lain-lain.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, sudah dapat ditebak kan…

Sudah naluri alamiah bahwa kucing takut dengan ular, hewan melata dengan tubuh bersisik licin.

Jika sudah melihat ular, kucing bisa lari terbirit-birit!

Lantas, apa hubungannya lidi?

Meski tak mirip-mirip amat, namun ternyata bentuk lidi dapat menyerupai ular jika digoyang-goyakan dengan tangan.

Kamu cukup menakuti kucing dengan mengibaskan lidi saja, tak perlu dipukul.

Selain gerakan meliuk-liuk, suara yang ditimbulkan akibat kibasan lidi juga dapat mengganggu ketentraman kucing.

11. Menaruh botol-botol berisi air


Cara mengusir kucing kampung yang satu ini terbilang unik dan mesti kamu coba, Sobat Minda.

Ya, menaruh botol-botol berisi air di tempat sekitar kucing berkeliaran.

Upaya ini memang tak lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia, namun diakui ampuh oleh penduduk Jepang.

Air dalam botol dipercaya dapat membuat kucing liar yang suka datang, mengobrak-abrik sampah, mencuri makan hingga buang hajat di depan rumahmu.

Hal ini mungkin sulit dijelaskan…

Namun seperti yang kita tahu, kucing benci air dan keberadaan botol tersebut dapat menjadi ancaman buat dia.

Terlebih saat botol kena cahaya matahari, airnya akan tampak bersinar dan bikin kucing lari terbirit-birit.

***

Sobat Minda, kembali diingatkan bahwa cara mengusir kucing harus dilakukan sewajar mungkin.

Intinya, mereka juga makhluk hidup yang harus dijaga dan tak boleh disakiti.

Jangan sampai kejadian seperti video yang lagi viral saat ini, kamu praktikkan ya!

 2,414 total views