Dalam bahasa Indonesia, kata “crush” memiliki beberapa arti tergantung konteksnya:
Konteks Romantis: “Crush” sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang disukai atau dikagumi secara romantis, biasanya secara diam-diam atau tanpa sepengetahuan orang tersebut. Misalnya, “Aku punya crush sama dia” berarti “Aku naksir dia” atau “Aku suka sama dia.”
Konteks Umum: Secara harfiah, “crush” dalam bahasa Inggris berarti menghancurkan, meremukkan, atau menekan. Misalnya, “to crush a can” berarti “meremukkan kaleng.”
Konteks Slang Sosial Media: Kadang-kadang digunakan untuk menyatakan kekaguman yang tidak selalu romantis, seperti terhadap selebriti atau tokoh favorit. Contoh: “He’s my celebrity crush” (Dia idola saya).
Crush dalam Konteks Hubungan Percintaan
Dalam konteks hubungan percintaan, “crush” merujuk pada seseorang yang kamu sukai atau kagumi secara romantis, biasanya disertai perasaan tertarik yang kuat, tapi sering kali belum diungkapkan atau masih sebatas perasaan satu sisi.
Misalnya, kamu mungkin merasa jantungan, gugup, atau bahagia saat berada di dekat “crush” kamu, tapi hubungan belum tentu berkembang menjadi pacaran.
Contoh penggunaan: “Aku suka ngeliatin crush-ku dari jauh, tapi nggak berani ngomong.”
Kalau kamu punya pertanyaan spesifik tentang crush, misalnya cara mendekati atau mengetahui tanda-tanda, kasih tahu ya!
![]()